Tidak semua kenangan masa muda lahir dari kampung halaman sendiri. Ada yang tumbuh dari tempat-tempat persinggahan, dari rumah-rumah kerabat yang pintunya selalu terbuka, dari percakapan sederhana di beranda, atau dari pekerjaan kecil yang tanpa disadari meninggalkan jejak mendalam dalam ingatan. Bagi saya, Dusun Badu di Desa Wailolong adalah salah satu tempat itu.
Saya memang bukan anak yang lahir dan dibesarkan di Wailolong. Namun, beberapa kali berada di sana membuat saya merasa cukup akrab dengan denyut kehidupan masyarakatnya. Ada kerabat yang menetap di Kampung Badu, sehingga sejak dulu saya beberapa kali berkunjung dan menyaksikan secara langsung bagaimana masyarakat menjalani kesehariannya.








